Website SMPK St. Agnes Surabaya
Login
No Induk
Password
 
Home

Menu
Profil Yayasan
  Pendiri Kongregasi
  Sejarah Yayasan
  Pelindung Yayasan
  Visi Misi Yayasan

Profil Sekolah
  Sejarah Sekolah
  Denah Sekolah
  Visi Misi Sekolah
  Logo St Agnes
  Hymne dan Mars
  Guru dan Karyawan

Fasilitas Sekolah
  Laboratorium Fisika
  Laboratorium Biologi
  Laboratorium Bahasa
  Laboratorium Komputer
  Bimbingan Konseling
  Kapel
  Perpustakaan
  Kantin
  Sport Hall

Kegiatan Intra Sekolah
  Kalender Pendidikan
  Bahasa
  Science
  Seni
  Teknologi dan Informasi
  Robotic Club
Sumber Belajar

SMPK St. Agnes Surabaya

Arnoldus Janssen dilahirkan pada 5 November 1837 di Goch, dataran rendah sungai Rhein, Jerman. Ayahnya bernama Gerhard Janssen dan ibunya Anna Katharina Wellesen. Ayah yang pekerja keras dipadu dengan ibu yang tekun beribadah menempa Arnoldus kecil menjad pribadi yang unik. Sesudah tiha tahun di sekolah rakyat (1844-1847) dan sesudah satu tahun persiapan pada sebuah sekolah rektorat kecil yang baru saja dibuka di Goch, Arnoldus diterima pada gymnasium keuskupan di Gaesdonck pada perbatasan Belanda dekat Goch.

Sebagai siswa dan kemudian juga saat menjadi seorang guru, Arnoldus Janssen cukup menonjol di bidnag ilmu alam dan matematika. Dalam musim panas 1859 dia mulai dengan studi teologi, yang dilanjutkannya di Munster. Pada tanggal 15 Agustus 1861 dia menerima tahbisan imam dalam Katedral di Munster.

Sesuai dengan latar belakang pendidikannya, imam muda Janssen ditunjuk oleh Uskupnya sebagai pengajar pada Hoheren Burgerschule di Bocholt (Westfalen). Di situ dia bertugas selama 12 tahun sebagai pengajar matematika dan ilmu pengetahuan alam, sekaligus memberikan pelayanan pastoral di Patoki St. Georg di kota itu.

Sejak 1865 Arnoldus Jasnssen mulai giat untuk Kerasulan Doa, mula-mula sebagai promotor, kemudian sejak 1869 sebagai direktur diosesan dalam Keuskupan Munster.

Pada kurun waktu ini, Arnoldus Janssen menunjukkan minat yang besar pada dunia penerbitan. Tanggal 8 September 1875, bertempat di Steyl, Belanda, Arnoldus Janssen membuka Rumah Misi St. Mikhael, yang menjadi Rumah Induk Serikat Sabda Allah. Lewat perjuangan panjang, rumah misi ini dapat menjangkau banyak tempat di dunia.

Ketika ia tutup usia pada 15 Januari 1909, Arnoldus Janssen meninggalkan karya misi yang terdiri dari tiga serikat misi yakni Serikat Sabda Allah, Kongregasi Abdi Roh Kudus, dan Kongregasi Abdi Roh Kudus Adorasi Abadi. Saat ini penerus karya Arnoldus Janssen telah menjangkau semua benua lebih kurang 70 negara.

sgm..